Satlantas Polres Karanganyar Gencarkan Penindakan Humanis dalam Ops Keselamatan Candi 2026

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap tertib berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar melaksanakan kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2026, Selasa (3/2/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.54 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Tapir Karanganyar, tepatnya di samping Mulyo Putro Karanganyar. Operasi ini dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Karanganyar Iptu Ngadirin, dengan melibatkan personel Provost serta puluhan anggota Satlantas.

Sebelum pelaksanaan di lapangan, kegiatan diawali dengan apel dan pemberian arahan (APP) guna menyamakan persepsi serta pembagian tugas personel. Penindakan difokuskan pada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, sebagai langkah preventif dalam menekan angka laka lantas.

Tak hanya melakukan penegakan hukum, personel Satlantas juga mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif dengan memberikan imbauan Kamseltibcarlantas serta sosialisasi pentingnya tertib pajak kendaraan bermotor kepada para pengguna jalan.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas mencatat sebanyak 116 pelanggaran lalu lintas yang ditindak melalui mekanisme tilang. Adapun barang bukti yang diamankan meliputi 92 lembar STNK, 7 lembar SIM, 1 lembar STCK, serta 16 unit sepeda motor.

Kepada para pelanggar, petugas juga memberikan penjelasan terkait prosedur penyelesaian pelanggaran lalu lintas, termasuk tata cara pengambilan kendaraan yang disita. Masyarakat diarahkan untuk melengkapi kendaraan sesuai standar serta melakukan pembayaran denda melalui BRIVA BRI sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto, S.T.K., S.I.K., M.T. menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Operasi ini bukan semata-mata penindakan, namun juga sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Back To Top